Amanda Nunes Diklaim sebagai GOAT

Jelang UFC 250 Amanda Nunes Diklaim sebagai GOAT

Jelang UFC 250 Amanda Nunes Diklaim sebagai GOAT – Juara dunia kelas bantam dan bulu putri Amanda Nunes yang akan melawan Felicia Spencer pada UFC 250, Minggu pagi WIB, diklaim sebagai petarung putri terhebat sepanjang sejarah UFC.

“Jika Anda lihat perjalanan karier Nunes, juara UFC yang dia kalahkan, mantan juara yang dia kalahkan. Cara dia mengalahkan dan membuat mereka terlihat begitu mudah dikalahkan, dua divisi, saya pikir nama Nunes harus ada di lingkaran petarung hebat sepanjang masa lainnya, Jon Jones, Daniel Cormier, GSP,” ucap Lambert.

Setelah kalah di laga debut, Nunes mampu membuktikan ketangguhan dengan catatan enam kemenangan beruntun. Namun dari sepuluh laga awal, Nunes takluk tiga kali, yaitu ketika menghadapi Alexis Davis dan Sarah D’Alelio.

Tiga kekalahan itu tak menghalangi UFC untuk merekrut Nunes dan membuatnya bertarung di bawah bendera UFC.

Dua pertarungan awal Nunes di UFC berlangsung mulus lantaran ia menang TKO lawan Sheila Gaff dan Germaine de Randamie.

Namun Nunes membuang peluang mendapatkan tiket melawan Ronda Rousey yang saat itu jadi juara kelas bantam. Petarung 32 tahun itu kalah dari Cat Zingano sehingga Zingano yang berhak melawan Rousey.

Nunes kembali memulai perjalanan menuju duel perebutan gelar juara dari awal. Nunes menghantam Shayna Baszler, Sara McMann, dan Valentina Shevchenko. Rentetan kemenangan itu mengantar Nunes bertemu Miesha Tate, juara baru kelas bantam UFC.

Nunes menaklukkan Tate lewat kuncian rear-naked choke dan akhirnya jadi juara UFC. Perjalanan panjang Nunes terbayar lunas. Namun Nunes sadar bahwa jadi juara UFC tak cukup.

American Top Team merupakan gym markas Nune

Pemilik gym American Top Team, Dan Lambert, meyakini Nunes adalah petarung putri terhebat dalam sejarah UFC. Lambert menganggap petarung asal Brasil itu sebagai GOAT Poker Indonesia Deposit Pulsa (Greatest of All Time).

American Top Team merupakan gym markas Nunes. Gym milik Lambert itu sudah melahirkan banyak juara dunia UFC, termasuk Tyron Woodley, Junior Dos Santos, Robbie Lawler, dan Joanna Jedrzejczyk.

Nunes turun bertarung melawan Ana Maria India di tahun 2008. Laga debut yang dijalani Nunes tak berakhir seperti harapannya.

Nunes hanya bisa bertahan selama 35 detik di arena pertarungan. Coba bertarung agresif dengan melakukan tukar pukulan, Nunes terjebak oleh kuncian Maria. Nunes pun menyerah ketika lengannya dikunci Maria.

“Jika ada pembicaraan GOAT putri, saya pikir tidak ada nama [lain] yang bisa Anda lempar masuk pembicaraan atau argumen. Nunes saya pikir sedang berjalan ke arah perbincangan GOAT pound-for-pound, baik itu putra, putri, dan seluruh kelas. Saya pikir nama Nunes ada dalam campuran itu saat ini,” ujar Lambert kepada MMA Fighting.

Dalam perjalanan merebut gelar kelas bantam dan bulu putri UFC, Nunes mengalahkan banyak petarung hebat, mulai dari Miesha Tate, Ronda Rousey, Cris Cyborg hingga Holly Holm.

Lambert menganggap Nunes sudah sejajar dengan petarung hebat putra sepanjang sejarah UFC seperti Jon Jones, Daniel Cormier dan Georges St-Pierre.

Nunes berpeluang menciptakan sejarah baru pada UFC 250. Dikutip dari situs resmi UFC, Nunes akan jadi petarung pertama, baik putra dan putri, yang sukses mempertahankan gelar di dua kelas berbeda dengan status pemegang gelar tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *