Tempat liburan teratas

Indonesia

Nama Indonesia berakar pada dua kata Yunani: Indo – yang berarti India dan "Nesos" yang berarti pulau – pulau. Ini adalah deskripsi yang cocok dari kepulauan, karena diperkirakan ada total 17.508 pulau, yang hanya sekitar 6.000 dihuni, meliputi 5.150 km antara benua Australia dan Asia. Pulau yang paling penting adalah Sumatra Kalimantan (Sulawesi Irian Jaya), belum lagi Jawa. Ibu kota negara, Jakarta, memiliki sejarah yang menarik dan penting

Iklim Iklim di Indonesia benar-benar tropis. Musim yang paling penting adalah musim panas, musim dingin dan musim hujan; itu tanpa musim gugur dan musim semi.

Budaya Indonesia kaya akan seni dan budaya yang terkait dengan agama dan tradisi kuno. Prinsip-prinsip dasar yang menuntun kehidupan termasuk konsep saling membantu atau "gotong royong". Pengaruh agama pada masyarakat bervariasi dari pulau ke pulau. Indonesia kaya akan budaya dengan 250-300 kelompok etnis yang tinggal di sini.

Dari istana yang anggun dan tarian kuil hingga tarian rakyat yang menawan dan permainan yang bising, seni pertunjukan Indonesia menawarkan berbagai jenis dan gaya yang menakjubkan, boneka dalang terkenal.

Masakan Ikan menonjol dalam makanan sebagai segar, asin, kering, diasap atau sebagai pasta. Kelapa dapat ditemukan di mana-mana. Makanan dasar bervariasi dari beras jagung, sagu, ubi kayu hingga ubi jalar.

Hotspot Indonesia adalah perpaduan pantai, hutan dan kota s- Amlapura, Taman Nasional Bali Barat, Irian Jaya, Jawa, Jakarta, Taman Nasional Baluran, Kepulauan Karimunjawa, Kalimantan, Kepulauan Gili, Gunung Rinjani Ritepao, Tanatoraja, Sumatra, Taman Nasional Bukit Barisan Selatan, Lembah Harau, Desa Jangga, Taman Nasional Kerinci-Seblat, Desa Lingga, Medan, Kepulauan Mentawai, Gua Ngalau Indah, Canyon Canyon (Sianok Canyon), Padang, Pandaan Beach, Pandi Sikat, Parapat, Pulau Samosir, Pulau Siberut, Air Terjun Sipiso-piso, Taman Hutan Bung Hatta dan banyak lagi.

Malaysia

Semenanjung Malaysia berkembang dari posisinya di jalur perdagangan maritim antara Cina, India, dan Timur Tengah. Ini ditunjukkan pada kartu awal dengan label yang diterjemahkan sebagai "Golden Chersonese"; Selat Malaka disebut "Sinus Sabaricus". Dua bagian berbeda dari Malaysia, yang dipisahkan oleh Laut Cina Selatan, memiliki lanskap yang sangat luas karena kedua wilayah Barat dan Timur Malaysia memiliki dataran pantai yang naik ke bukit dan gunung yang sering berhutan lebat. Putrajaya adalah ibukota administratif baru sementara ibu kotanya adalah Kuala Lumpur. Georgetown, Ipoh, Johor Bahru, Kuching, Kota Kinabalu, Alor Sar, Malaka Tow dan Klang adalah kota-kota terpenting.

Iklim – Cuaca panas dan lembab sepanjang tahun di Malaysia.

Budaya – Malaysia adalah masyarakat multi-etnis, multikultural dan multibahasa, terdiri dari 52% warga Malaysia dan suku asli lainnya. Dengan orang Malaysia, Cina, dan India berdampingan. Musik, seni, makanan, tari, arsitektur, dan kehidupan sehari-hari dipengaruhi hingga taraf tertentu oleh ketiganya, menciptakan beberapa suara, pemandangan, dan selera Asia yang paling menarik. Musik tradisional Malaysia sangat dipengaruhi oleh bentuk-bentuk Cina dan Islami, terutama didasarkan pada drum (drum), tetapi mengandung instrumen perkusi lainnya. Negara ini memiliki tradisi tari dansa tari yang kuat, beberapa di antaranya berasal dari Thailand, India dan Portugis. Bentuk-bentuk artistik lainnya termasuk wayang kulit (wayang kulit), silat (seni bela diri yang bergaya).

Dapur – Ada banyak variasi; makanan Malaysia yang pedas, berbagai macam makanan Cina, hidangan eksotis dari India Utara dan Selatan, serta hidangan Nyonya dan Portugis.

Hotspot – Kecintaan Malaysia pada gaya Barat terlihat jelas di kota-kota besar, Kuala Lumpur, Penang, dll. Malaysia memiliki beberapa pantai, gunung dan taman nasional terindah di Asia. Cameron Highlands, Batu Caves, Lake Gardens, Pusat Rehabilitasi Orang-Utan Sepilok, Taman Nasional Taman Nasional.



Source by Raman Verma